Bolehkah Rumah Sakit Promosi?

Kesehatan May 29th, 2008

Promosi RS saat ini masih dirasakan “tabu” karena kata promosi tersebut dikonotasikan dengan arti membujuk serta mengarahkan seseorang agar mengunjungi RS tertentu. Sebagaimana yang telah kita ketahui, promosi padahal merupakan salah satu media yang sangat baik bila promosi tersebut sesuai dengan kondisi sesungguhnya RS tersebut, jujur, informatif, mendidik, dan dapat membuat seseorang lebih jelas dan memahami tentang pelayanan kesehatan yang akan mereka dapatkan.

Di sisi lain, Indonesia sudah dijadikan ajang promosi bagi RS dari negara lain. Selain menerapkan kampanye periklanan di Indonesia, RS tersebut juga melakukan beragam cara berkomunikasi melalui kegiatan-kegiatan kehumasan (public relations) dan lini bawah (below the line) secara gencar dan berkelanjutan, untuk mendapatkan sebanyak mungkin konsumen di Indonesia.

Read the rest of this entry »

Seperti Apakah Presiden Indonesia?

Aspirasi May 28th, 2008

punokawan.jpgBudayawan menyampaikan bahwa degradasi moral dan kemunduran bangsa ini karena meniadakan dan mengkerdilkan kearifan lokal. Sebuah pandangan, idealisme dan norma yang demikian dianut dan dipatuhi turun temurun sehingga menjadi ideologi dalam berfikir, berucap dan berperilaku. Demikian juga dengan Indonesia dan Presidennya. Sebuah kearifan lokal bagaimana memimpin negeri digambarkan ideal seperti kepemimpinan Pandawa dari Negeri Amarta dalam dunia pewayangan. Itulah yang aku coba fahami terhadap apa yang disampaikan Cak Nun (Emha Ainun Najib) ada acara Kenduri Cinta, 16 Mei 2008 di Taman Ismail Marzuki Jakarta.

Idealnya, di awal kemerdekaan itu kita mempunyai presiden dengan karakteristik Yudistira (Puntadewa). Tetapi itu hanya sebuah ketidakmungkinan. Apa ada bangsa ini orang yang begitu memikirkan orang lain bahkan seekor anjing daripada memikirkan dirinya sendiri. Kalau perlu istrinya pun diserahkan jika ada yang meminta. wong edan! :) Kenyataannya kita mempunyai presiden Bung Karno, yang berperangai mirip Bima (Werkudoro). Blak-blakan, lantang dan keras bicaranya, berani, dan tegas. Masih bagus lah. bagaimanapun, Bima, putra kedua Pandawa adalah insan pilihan.

Read the rest of this entry »

Selamat Berjuang, Ibu Menkes!

Kesehatan May 22nd, 2008

Sabtu kemarin, aku menerima sms dari kawanku. Menurutku, isi smsnya luar biasa.

Mohon doa restu. Semoga Sukses. Mulai tgl 18 Mei 2008, di Geneva, Ibu Menkes berjuang kembali di WHO dlm rangka mengkongkritkan hasil perjuangan beliau sebelum ini, yang sukses meyakinkah mayoritas bangsa2 di dunia utk mluruskan mekanisme di WHO mjd transparan serta taat azas senantiasa didsari prinsip keadilan & kesetaraan, mjd program AKSI. Amiin. NB : sms kan ke sdr kt sebangsa stanah air yg jg merasa bkepentingan kpd keselamatan kebngsaan & kemanusiaan.

menkes.jpgSetelah membaca isi pesan singkat itu, batinku hanya bisa bergumam, “selamat berjuang, ibu menkes’!. Ya, hanya itu, Semoga perjuangan berhasil. Rasanya hanya kebanggaan itulah yang kita punya sebagai bangsa. Setelah Piala Thomas & Uber tak sanggup kita peluk dalam dekapan kebanggaan bangsa ini.

Sebagaimana kita ketahui, Ibu Menkes Siti Fadilah Supari sebagai ketua delegasi Indonesia di sidang WHO terdahulu, berhasil mendobrak tirani kapitalisme dunia dalam virus transfer khususnya dalam flu burung. Sekali lagi, selamat berjuang, ibu menkes!. Pantang menyerah!.

Lucu Sekaligus Memprihatinkan

Aspirasi May 22nd, 2008

lala & ichaIndah dan bahagia hati ini. Betapa tidak, sebelum aku berangkat kekantor, terdengar putriku yang berumur 3 tahun menyanyikan lagu “Bintang Kecil”. Karena secara verbal bicaranya belum jelas, justru terkesan lucu menggemaskan. Apalagi kalau dilihat mukannya yang bulat, cubby dan tembem. Tetapi rasanya ada yang aneh?

“bintang kecil dilangit yang biru. amat banyak menghias angkasa. aku ingin…..”

Nah, coba perhatikan. Bintang kok di langit yang biru?. Bukankah kalau malam langit menjadi gelap. Mestinya kan hitam?. Sayang aku juga tidak tahu syair aslinya. Mungkin lebih pas kalau diganti,” bintang kecil dilangit yang tinggi…..”

Karena penasaran , aku browsing untuk mencari literatur terhadap syair asli. Walah, ternyata malah menemukan kerancuan-kerancuan dalam lagu anak-anak kita. Yang mungkin secara tidak sadar secara turun temurun lagu itu kita nyanyikan sejak dulu. Seperti lagu “Balonku” :

“balonku ada lima. rupa-rupa warnanya. merah kuning kelabu merah muda dan biru. meletus balon hijau. deerrr..”

Nah, kok muncul warna hijau?. jadi sebenarnya balonnya ada 5 atau 6 ? :) —> sengaja diplesetkan kalau ini. karena yang benar syairnya, ” hijau, kuning kelabu, merah muda dan biru”. jadi tidak ada yang salah kan?

Read the rest of this entry »

Partai “Balonku Ada Lima”

Aspirasi May 15th, 2008

balon.jpgAdakah hubungan antara lagu “Balonku” dengan Partai Politik di Indonesia?. Jawabnya ada. Warna balon dalam lagu tersebut melambangkan partai-partai yang akan menduduki peringkat atas dalam perolehan suara dalam setiap pemilu di Indonesia. Disamping itu menunjukan solid tidaknya partai politik tersebut. Ngawur ya?. Gak juga!. Partai yang memperoleh suara terbanyak adalah partai Kuning, Merah, Hijau dan Biru. Coba anda nyanyikan lagu “balonku”. Sama kan?. Lalu bagaimana dengan solid dan tidaknya organisasi partai?. Perhatikan!.

Perpecahan di tubuh PKB juga diakibatkan pecahnya balon “hijau” dalam lagu balonku tersebut. Kenapa harus balon hijau yang meletus ya?. Hal ini dikuatkan juga dengan fakta bahwa partai dengan warna hijau seperti PPP, PBR dan PBB yang mengalami perpecahan dan konflik internal. Diawal reformasi, PPP ini bermetamorfosis menjadi partai-partai lainnya seperti PKB, PBR, PBB, dan sebagainya.

Dalam lagu tersebut disebutkan “merah muda” bukan “merah” yang solid. Ini mengakibatkan PDIP, adalah partai yang dirundung konflik dan perpecahan. PDIP demikian juga PNBK, PNI Marhaenis, PNI, Partai Pelopor merupakan partai-partai hasil perpecahan dari PDI.

Partai Kuning “Golkar” relatif lebih dingin dalam mengatasi konflik. Sementara warna biru dan kelabu diwakili oleh PAN, PD dan PKS. Jadi kalau mau menang di pemilu, alangkah baiknya partai politik jangan memilih warna-warna diluar yang disebutkan lagu balonku. Tetapi juga jangan pilih warna hijau, karena “……..meletus balon hijau, deeeeeerrrrrrrrr!……. “. Jadi, lagu balonku merupakan mantra kutukan buat partai-partai tersebut. Huh, Ngawur!

Indonesia, Kasian Kau!

Kesehatan May 14th, 2008

pet-ct.jpgMalu dan Terhina. Itulah perasaanku sebagai warga Bangsa Indonesia. Rasa nasionalisme saya bergelora sekaligus prihatin yang teramat dalam. Presentasi dari nara sumber dari RS Cipto Mangunkusumo, RS Hasan Sadikin Bandung, RS Kanker Dharmais dan BATAN tentang ketertinggalan Indonesia dibanding dengan negara-negara tetangga ASEAN dalam peralatan kedokteran. Indonesia tidak memiliki PET-CT dan Cyclotron sementara Vietnam sudah memiliki 1 buah, apalagi dibandingkan dengan Singapura dan Malaysia.

Sebagai bahan perbandingan saja. Singapura dengan 4 juta penduduk memiliki PE-CT sejumlah 5 buah, Malaysia berpenduduk 21 juta memiliki 3 buah, sedangkan Indonesia berpenduduk 210 juta TIDAK MEMILIKI satupun. Kasian amat. Lebih mengaggetkan lagi, 50% pasien yang menggunakan PET-CT di Singapura dan Malaysia adalah warga negara Indonesia. Waduh!

PET-CT adalah peralatan kedokteran mutahir yang berguna untuk scaning badan dan tulang pasien untuk mendeteksi penyakit-penyakit seperti kanker, jantung dan sebagainya. Hal ini tentu sangat dibutuhkan oleh Indonesia, karena banyak pasien-pasien kita yang akhirnya pergi ke Singapura, Malaysia dan India karena tidak tersedianya alat tersebut. Hal ini tentu mengakibatkan hilangnya devisa negara, karena setiap kali melakukan PET-CT di Singapura setiap pasien harus membayar 30 juta rupiah. Bisa dibayangkan kan?

SMS Santet, Basi Banget!

Aspirasi May 13th, 2008

santet.jpgMerebaknya isu santet yang menyebar via SMS ternyata lebih menghebohkan dari kenaikan harga BBM. Terlihat beberapa masyarakat yang percaya dengan isu ini justru mengirimkan ke saudara, keluarga dan kawan-kawannya. Jadi bisa dibayangkan, awalnya berniat agar saudaranya tidak kena santet, tetapi malah isu ini semakin menyebar semakin luas. Isu dan gosip memang selalu menyebar seperti efek domino.

Bagi banget!. Begitu gaya bahasa anak sekarang. Iya, isu ini sangat basi dan cepat penyebarannya menunjukan bahwa bangsa ini yang lama sakit semakin parah kadar penyakit jiwanya. Masyarakat yang dengan gampang sekali kena isu. Mudah sekali menerima informasi yang tidak jelas dan tidak bertanggung jawab. Dan malah ikut menyebarkan isu tersebut.

Read the rest of this entry »

Ribuan Perawat DEMO ke DPR

Kesehatan May 12th, 2008

Waduh, opo maneh kiye?. Iya, apa lagi ini?. Ribuah perawat berdemontrasi ke DPR menuntuk agar disusun Undang-Undang Keperawatan. Sebagaimana diberitakan oleh detik.com, ribuan perawat dikoordinasikan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menuntuk agar disahkannya RUU Keperawatan menjadi Undang-Undang. Demontrasi terhadap kenaikan BBM, harga pokok, pendidikan, kesehatan dan lain-lain menyangkut kebutuhan hidup sudah wajah dan sering terjadi. Apalagi saat ini, Pemerintah berencana menaikkan harga BBM.

per5.jpgper3.jpgper2.jpg

per4.jpgper1.jpgper.jpg

Tuntutan ini disinyalir karena DPR dan Pemerintah terlebih dahulu mengesahkan UU tentang Praktik Kedokteran. Muncul pertanyaan, andai saja UU Keperawatan disahkan, apakah akan menyusul UU untuk tenaga kesehatan lainnya?. Misalnya untuk Bidan, Apoteker, Radiolog, Pranata Labkes, dan lain sebagainya. Mengapa tidak dijadikan satu saja, baik Dokter, Perawat dan lain sebagainya menjadi Undang-Undang tentang Tenaga Kesehatan. Akur kan?

Happy B’day, My Love!

Surgaku May 12th, 2008

 Keluargaku Surgaku

Selamat ulang tahun, belahan jiwaku. Semoga bertambahnya umurmu dan berkurangnya usiamu, engkau semakin sabar mendampingiku menahkodai bahtera rumah tangga ini. Sudah 5 tahun kita berlayar menempuh gelombang menerjang badai kehidupan. Tawa, duka lara pernah kita lalui, tetapi layar akan terus mengembang. Bukankah begitu?

Tak bungkusan kado merah jambu buatmu. Hanya senyum dan kecupan sayangku untukmu. Tak ada makan malam yang romantis, hanya tawa dan ceria anak-anak kita musik romantis terindah buatmu. Tetaplah tersenyum engkau disampingku. Pandanglah anak-anak kita. Bahagiakah engkau melihat putih giginya terlihat karena tawanya yang lucu itu?.

Read the rest of this entry »

Mampukan Indonesia Bangkit?

Aspirasi May 9th, 2008

100thkebangkitanindonesia-2.jpgSaat ini, televisi dihiasi dengan iklan 100 Tahun Kebangkitan Indonesia dengan bintang iklan dari kalangan politisi. Sutrino Bachir, Ketua Umum Partai Amanat Nasional mengajak bangsa ini mengambil hikmah kebangkitan Indonesia sejak Tahun 1908. Hidup adalah Perbuatan. Begitulah semboyan yang ingin ditanamkan dibenak penonton televisi.

Saya tidak terlalu jauh mengkaitkan hal ini berkaitan dengan makin dekatnya Pemilu 2009. Walaupun kalau memang tampilnya tokoh-tokoh politik di televisi dengan berbagai bentuknya tidak dapat dihindarkan mengesankan untuk menjual citra menjelang pemilu. Selain Ketua Umum PAN, beberapa saat yang lalu Wiranto yang digambarkan ikut makan nasi aking. Juga Prabowo Subianto dengan HKTI-nya yang seakan-akan dekat dengan kalangan petani.

Banyak sejarah bangsa di dunia ini, memang benar-benar bangkit setelah krisis dan penderitaan menimpa bangsa ini. Mereka mampu memacu dan memotivasi bangsanya, dengan mengenang masa-masa heroik sebagai romantisme sejarah. Hal itu terbukti mampu melipatgandakan energi dan percepatan kemajuan dibalik peristiwa penting atau penderitaan yang pernah dialami. Salahudin Al Ayyubi, mampu merebut kembali Palestina setelah menggelorakan semangat maulid Nabi Muhammad. Jepang yang luluh lantah dihajar ”little boy” bom atom Amerika Serikat, kini menjelma menjadi negara terdepan dalam segala bidang. Demikian juga negara-nagera lain mampu mengambil hikmah sejarah dimasa lalu.

Read the rest of this entry »