Partai “Balonku Ada Lima”
Aspirasi May 15th, 2008
Adakah hubungan antara lagu “Balonku” dengan Partai Politik di Indonesia?. Jawabnya ada. Warna balon dalam lagu tersebut melambangkan partai-partai yang akan menduduki peringkat atas dalam perolehan suara dalam setiap pemilu di Indonesia. Disamping itu menunjukan solid tidaknya partai politik tersebut. Ngawur ya?. Gak juga!. Partai yang memperoleh suara terbanyak adalah partai Kuning, Merah, Hijau dan Biru. Coba anda nyanyikan lagu “balonku”. Sama kan?. Lalu bagaimana dengan solid dan tidaknya organisasi partai?. Perhatikan!.
Perpecahan di tubuh PKB juga diakibatkan pecahnya balon “hijau” dalam lagu balonku tersebut. Kenapa harus balon hijau yang meletus ya?. Hal ini dikuatkan juga dengan fakta bahwa partai dengan warna hijau seperti PPP, PBR dan PBB yang mengalami perpecahan dan konflik internal. Diawal reformasi, PPP ini bermetamorfosis menjadi partai-partai lainnya seperti PKB, PBR, PBB, dan sebagainya.
Dalam lagu tersebut disebutkan “merah muda” bukan “merah” yang solid. Ini mengakibatkan PDIP, adalah partai yang dirundung konflik dan perpecahan. PDIP demikian juga PNBK, PNI Marhaenis, PNI, Partai Pelopor merupakan partai-partai hasil perpecahan dari PDI.
Partai Kuning “Golkar” relatif lebih dingin dalam mengatasi konflik. Sementara warna biru dan kelabu diwakili oleh PAN, PD dan PKS. Jadi kalau mau menang di pemilu, alangkah baiknya partai politik jangan memilih warna-warna diluar yang disebutkan lagu balonku. Tetapi juga jangan pilih warna hijau, karena “……..meletus balon hijau, deeeeeerrrrrrrrr!……. “. Jadi, lagu balonku merupakan mantra kutukan buat partai-partai tersebut. Huh, Ngawur!
About
Pertamax.
Ah, bung bisa aja. Nyindir ye?
maafkan jika tersindir