Lucu Sekaligus Memprihatinkan
Aspirasi May 22nd, 2008
Indah dan bahagia hati ini. Betapa tidak, sebelum aku berangkat kekantor, terdengar putriku yang berumur 3 tahun menyanyikan lagu “Bintang Kecil”. Karena secara verbal bicaranya belum jelas, justru terkesan lucu menggemaskan. Apalagi kalau dilihat mukannya yang bulat, cubby dan tembem. Tetapi rasanya ada yang aneh?
“bintang kecil dilangit yang biru. amat banyak menghias angkasa. aku ingin…..”
Nah, coba perhatikan. Bintang kok di langit yang biru?. Bukankah kalau malam langit menjadi gelap. Mestinya kan hitam?. Sayang aku juga tidak tahu syair aslinya. Mungkin lebih pas kalau diganti,” bintang kecil dilangit yang tinggi…..”
Karena penasaran , aku browsing untuk mencari literatur terhadap syair asli. Walah, ternyata malah menemukan kerancuan-kerancuan dalam lagu anak-anak kita. Yang mungkin secara tidak sadar secara turun temurun lagu itu kita nyanyikan sejak dulu. Seperti lagu “Balonku” :
“balonku ada lima. rupa-rupa warnanya. merah kuning kelabu merah muda dan biru. meletus balon hijau. deerrr..”
Nah, kok muncul warna hijau?. jadi sebenarnya balonnya ada 5 atau 6 ?
—> sengaja diplesetkan kalau ini. karena yang benar syairnya, ” hijau, kuning kelabu, merah muda dan biru”. jadi tidak ada yang salah kan?
“ibu kita kartini putri sejati. putri indonesia harum namanya”
Nah, kalau ini mana yang benar?. Ibu kita itu namanya “KARTINI”, atau “HARUM”. He..he..
Perhatikan juga lagu ini :
“..cangkul cangkul cangkul yang dalam. menanam jagung di kebun kita…”
Masa menanam jagung kenapa mesti dalam lubangnya? emangnya ngebor minyak tanah?
“naik kereta api. tut tut. tutt. siapa hendak turut. ke Bandung Surabaya. bolehlah naik dengan percuma ….”
Yang ini murah hati. masa ke Bandung Surabaya naik kereta api dengan percuma alias gratis. Pantes saja PT KAI rugi melulu. Lagian memang ada KA jurusan Bandung Surabaya ya?.
Aku jadi berfikir, jangan-jangan kita ini memang tidak benar mengajarkan sesuatu kepada anak-anak kita. Kenakalan anak-anak sekarang bisa jadi karena kesalahan cara mendidik kita terhadap mereka. Ah, semoga saja aku salah!.
About
“balonku ada lima. rupa-rupa warnanya. merah kuning kelabu merah muda dan biru. meletus balon hijau. deerrr..”. Apakah lirik yang kita yakini bertahun-tahun itu sudah benar mas Anjar? Dalam versi CD, koq saya menemukannya …hijau, kuning, kelabu
Tapi mas, selain lagu Ibu Kita Kartini yang telah berhasil mengungkap fakta bahwa ternyata nama asli beliau adalah HARUM, ternyata ada satu lagu anak-anak juga yang telah berhasil mengungkap fakta baru. Lagu dg judul CICAK-CICAK DI DINDING telah mengungkap fakta bahwa ternyata nama asli NYAMUK adalah TATANG, lho kok bisa??? Iya khan bunyi syairnya gini :
“TATANG se-ekor NYAMUK, hap…lalu ditangkap”………………hehehe, bener khan???
@anusapati :
maaf bos aku bukan pakar lagu
@Mas Hani :
ada lagi gak? barangkali kita bisa kumpulkan dalam buku ensiklopedi klirumologi lagu
salam kenal mas..
kalo aku dulu diajarinnya
“bintang kecil di langit yang tinggi”
bukan dilangit yang biru begitcu
@ucik :
hebattt