pak sabar bukan orang terkenal seperti para pejabat yang tersangkut kasus bank century. pak sabar juga tidak mempunyai pendukung sebanyak pimpinan kpk. dan pak sabar bukan pula pejabat yang mempunyai banyak koneksi. dia hanyalah seorang ketua rt. mantan ketua rt tepatnya. karena seminggu yang lalu pak sabar tidak mau lagi dicalonkan kembali menjadi ketua rt. dia merasa lelah, setelah menjadi rt sejak tahun 1965. itu berarti, dia telah menjadi ketua rt selam
a 44 tahun. mungkin pak sabar merupakan ketua rt terlama di indonsia, atau bahkan di dunia.
menjadi rt selama itu, bukan berarti tanpa proses pemilihan setiap kali akhir periode. namun setiap kali ada pemilihan rt 3 tahun sekali, dia selalu terpilih. terpilih lagi dan selalu terpilih. itu juga bukan berarti karena tidak ada calon lain. tetapi pak sabar selalu dapat memenangkan hati pemilihnya. uniknya, pak sabar selalu berkampanye untuk tidak dipilih lagi. bahkan pernah dia datangi satu persatu kepala keluarga untuk mempengaruhi agar tidak terpilih lagi menjadi ketua rt. namun usahanya sia-sia. warga terlalu percaya dan cocok mempunyai ketua rt seperti pak sabar.
pemilihan rt di lingkungan rukun tetangga saya minggu kemarin pun nyaris pak sabar terpilih lagi. padahal dia sudah memohon dengan sangat untuk tidak dicalonkan, tetapi ternyata masih banyak warga yang tidak mempedulikan.
“tolonglah saya. tolonglah saya. agar tidak dicalonkan lagi menjadi ketua rt. terima kasih kepercayaannya tetapi saya ini sudah masuk anggota pdi kisut, penurunan daya ingat karena sudah tua”
spontan warga yang hadir tertawa sekaligus haru. bagaimana pun sepanjang kepemimpinan pak sabar, tak pernah sepi dari penghargaan yang didapat rt kami. hampir 40 piala bertengger di rumah pak sabar. dari piala tingkat rw sampai tingkat kecamatan. dari lomba kebersihan, kesehatan sampai lomba 17 agustusan. mungkin ini bukan prestasi tingkat nasional, tetapi bagi warga kampung kami itu sudah cukup membanggakan.
akhirnya perjuangan pak sabar untuk mundur dan tak ingin dipilih kembali menjadi rt berhasil juga. uniknya pada pemilihan kemarin, dari tiga kali putaran pemilihan dan 6 calon ketua rt selalu saja ada yang milih pak sabar. putaran pertama, nama pak sabar muncul. beliau minta untuk dicoret tetapi tidak ditanggapi panitia. putaran kedua nama pak sabar masih ada. kembali dia memohon-mohon untuk memberikan amanah itu kepada warga yang lain. dan akhirnya berhasil. di putaran ketiga tanpa pak sabar sebagai calon ketua rt. namun anehnya masih saja 5 warga menulis nama “pak sabar” sebagai ketua rt.
warga rukun tetangga kami terharu atas ketulusan dan kesabaran pak sabar memimpin kampung kami. selama 44 tahun menjadi rt, rumahnya pun masih tetap sederhana seperti dulu. kerendahan hati dan ringan tangan menolong warga setiap saat. dari membuat surat keterangan rt, mengurus ktp, memimpin mengurus jenazah, gotong royong, iuran pbb dan banyak lagi urusan sosial kemasyarakatan. laporan kegiatan dan keuangan tiap bulan dibacakan pada arisan rt dengan rapi dan transparan. tak pernah terlihat intonasi tinggi dan aura kemarahan ketika mendengar komentar atau pertanyaan warga yang miring. semua dihadapi dengan sabar, seperti namanya pak sabar.
mungkin benar satu-satunya jabatan negeri ini yang tidak diperebutkan dan mesti dijalankan dengan ikhlas dan sabar adalah ketua rt. tanpa gaji tetapi mengabdi nyaris tiada henti dan tak kenal waktu. tak kenal libur dan cuti. dan pak sabar, salah satu contoh ketua rt terbaik negeri ini. itu menurut saya. andai saja, pemimpin dan pejabat negeri ini dapat mencontoh pak sabar. presiden, menteri, kapolri, pimpinan kpk, jaksa, hakim dan lain sebagainya.
kasus century, menenggelamkan kasus antasari azhar yang menggelegar. menyapu berita kasus kpk yang mulai berdebu. menghapus anggodo sebagai makelar kasus. menghilangkan jejak perseteruan cicak dan buaya yang nyaris tak berjejak lagi. kasus century yang konon melibatkan para pejabat dan politikus negeri ini bagai menyita ruang publik dan pribadi. andai para pejabat dan para pihak yang diduga tersangkut kasus century seperti pak sabar, berkenan mengundurkan diri mungkin itu akan membuka jalan keadilan lebih cepat dan transparan. semangat yang tidak kekeuh dan kemaruk terhadap jabatan serta perilaku amanah terhadap kepercayaan masyarakat yang dicontohkan pak sabar sebagai ketua rt, sepertinya semakin langka di negeri ini. bahkan yang secara nyata terasa tersangkut kasus century pun masih kalah kualitasnya dengan pak sabar, ketua rt saya.
terima kasih pak sabar. kesabaranmu akan selalu menjadi teladan kesabaran.












December 11th, 2009 at 9:56 pm
Pa sabar harus sabar, jadi rt itu amanah, harus dijalankan dengan sabar
[Reply]
December 11th, 2009 at 10:10 pm
jabatan RT memang jabatan terendah dalam struktur pemerintahan, tapi kalau difikir-fikir peranannya luar biasa dalam pembangunan….bayangkan saja jika seluruh RT di Indonesia dikuasai oleh RT seperti pak sabar….
[Reply]
December 12th, 2009 at 9:09 am
Kayaknya seluruh Pejabat2 negeri ini sekali2 harus Stadi Bandingnya ga usah jauh2 ke luar negeri dech ….
mending ke RT_nya pak Sabar aku pikir jauh lebih baik tuh
[Reply]
December 12th, 2009 at 11:02 am
@ aribicara : setuju banget…irit biaya juga
ilustrasinya keren banget
[Reply]
December 12th, 2009 at 4:24 pm
namanya juga pak sabar…..
mungkin orangnya terlalu sabar dalam memimpin warganya..
[Reply]
December 13th, 2009 at 2:08 am
@teguh: beliau telah melakukannya bung. Tks kunjungannya.
@r2g:serendah apapun jabatan bukankah merupakan amanat yg besar akhi?
@ari+maznoer: dlm konteks kebesaran hatinya memang hrs mencontoh pak rtku itu
@ygput:beliau tlh membuktikankesabarab + kebesaran hatinya
[Reply]
December 13th, 2009 at 3:27 pm
pejabat negeri kita sudah hilang rasa malunya…sibuk membela diri sana-sini…
Hidup pak Sabar !!!
[Reply]
December 14th, 2009 at 9:08 am
hmm..
..
lanjutkan sabarnya..
yg nonton sabar dak ya..
btw, 10 teman yg mendapatkan..
novel Debu Cintayana..
bisa dilihat di artasastra.com
[Reply]
December 14th, 2009 at 1:51 pm
[...] anjari-julie, detik office [...]
December 14th, 2009 at 9:30 pm
seharusnya warga tidak memilih pak sabar jadi rt lagi, tapi mencalonkan pak sabar menjadi anggota dewan atau menteri
[Reply]
December 15th, 2009 at 11:37 am
hidup pak sabar
sabar pak hidup
halahhhh
[Reply]
December 15th, 2009 at 9:10 pm
hmmm…namanya juga Pak Sabar…ya harus sabar…hehehe…tapi di negeri kami RT sudah ada gaji bulanannya ko’…(digaji per 6 bln sekali)…tapi gak besar bangetlah…ya…cukup untuk beli pena dan buku..lumayan kan…(drpd tidak sama sekali..)
[Reply]
December 16th, 2009 at 12:17 pm
sabar sekali, 44 tahun……………
[Reply]
December 17th, 2009 at 2:03 pm
Jabatan RT merupakan jembatan menuju jenjang ke tingkat lebih tinggi lagi, misal kalau mau urus KTP atau lainnya memang harus minta ijin dulu… nice post !
[Reply]
December 20th, 2009 at 12:04 pm
sekali sekali yang atas menyontoh yg d bawah ( p Sabar )
[Reply]
December 21st, 2009 at 9:29 am
Coba setiap ketua RT di gaji pemerintah 5 juta per-bulan, pasti bakal pada berlomba-lomba sikut-sikutan pengan jadi ketua RT
[Reply]
December 21st, 2009 at 1:14 pm
sabarrrrrr………nungguin postingannya anjari yang baru…
[Reply]
December 21st, 2009 at 1:14 pm
sabarrrrrr………nungguin postingannya anjari yang baru…
[Reply]
December 21st, 2009 at 9:19 pm
Pak Sabar mungkin gak mau klo jadi ketua RT lagi. tapi kalo dicalonin jadi presiden kira2 mau gak, Yang? malah bagus kalo bisa sampe 44 tahun. hehehhee… (ngumpet di balik eyang takut dipentung Pak Sabar)
[Reply]
December 21st, 2009 at 9:57 pm
selalu ada hikmah yang kudapat ketika mampir ke sini… thanks buat kang sabar eh eyang
[Reply]
December 22nd, 2009 at 12:00 am
panjang kalipun eyang
komeng dulu ahhh
[Reply]
January 25th, 2010 at 4:44 pm
Saya sebagai masyarakat indonesia memang berharap semoga kasus century ini cepat klar dan clear sehingga tidak muncul polemik yang berkepanjangan kedepannya pemerintah dapat berkonsentrasi untuk membangun bangsa ini. Tetap semangat
[Reply]
February 1st, 2010 at 9:43 am
[...] teringat pak sabar yang mendedikasikan sebagian umur hidupnya, 44 tahun melayani warga sebagai ketua rt. juga [...]
February 9th, 2010 at 11:18 am
[...] teringat pak sabar yang mendedikasikan sebagian umur hidupnya, 44 tahun melayani warga sebagai ketua rt. juga [...]