anjarisme

blogging your life

anjarisme header image 2

komunitas era web 2.0

January 20th, 2010 · 17 Comments · ngeblog

baru saja saya meresapi regukan pertama hot lemon tea, ketika lampu blackberry saya berkedip dengan warna merah. sebuah pesan dari seorang karib masuk melalui yahoo messenger.

web2imagesantai_aja: hari gini masih masalah gitu aja jadi ribut.
santai_aja: come on, ini era web 2.0 bro!
anjarium: hehe.. maksudnya apa nih?
santai_aja: udah deh, gak usah belagak pikun deh. biar eyang2 pasti ngerti deh. komunitas blogger itu lho.

saya tak langsung menjawab pesan terakhir. saya ingin menikmati detik-detik terakhir keindahan senja dari lantai 10 plaza semanggi sky dining. matahari yang bersembunyi dibalik mendung menyemburatkan warna jingga. temaram sore masih membiaskan lalu lalang lampu kendaraan terlihat kecil padat merayap di bundaran semanggi. saya enggan kehilangan moment itu, hanya karena diingatkan pada polemik berkepanjangan menyangkut komunitas blogger.

anjarium: eh kang, emang apa hubungannya dengan era web 2.0
santai_aja: hahaha…. masih belagak pikun lagi nih
anjarium: beneran, apa maksudnya. plz dong ah
santai_aja: hehe… ok bro. gini, semestinya loe gak perlu tersinggung menyangkt macem2 komentar komunitas.
santai_aja: emangnya itu milik loe?
anjarium: yeeeee… siapa yang marah. saya kan hanya komentar balik pada org2 yang sirik itu.
anjarium: komunitas ini kan saya ikut membesarkan. wajar dong saya bela.
santai_aja: santai bro. tapi loe kan gak perlu dong nunjukin telah berbuat banyak.
santai_aja: ato nuding2 org lain blm berbuat apa2.
santai_aja: lagian sih, komentar usulan bubarin pengurus loe tanggepin serius gitu.
anjarium: loh iya dong. saya kan tak ingin ada salah persepsi. lagian komunitas ini kan masih butuh pengurus.
anjarium: untuk mengkoordinasi dan jelas siapa yang tanggung jawab.
santai_aja: hahahaa…. emangnya loe sanggup ngurusin seabrek abrek orang itu.
santai_aja: emangnya yang loe urusin itu merasa diurusi.
santai_aja: bro, coba googling deh. era web 2.0 itu partisipatif dan kolaboratif.
anjarium: weks…. eyang2 diceramahin.

bagi saya, diceramahi atau bahkan dikritik itu wajar saja. tapi sore ini saya memang lagi tak mau diceramahi lagi. setelah saya mendapat “serangan” dari orang-orang yang tak mengerti apa-apa tentang komunitas. kemudian atas nama kepedulian mencoreng muka saya dengan mengaku ini “pendapat saya”. apalagi sekarang ini saya diceramahi masalah web 2.0.

pada awalnya banyak orang mengira, termasuk saya, web 2.0 itu merupakan teknologi informasi. padahal sebenarnya lebih dari sekedar itu. web 2.0 merupakan konsepsi atau cara kerja manusia bagaimana memberlakukan informasi di dunia internet. ada yang menganalogikan web 2.0 = web 1.0 + web 1.0.  jika web 1.0 mengenai pribadi/diri sendiri, maka web 2.0  dapat diartikan adanya interaksi antar pribadi. sarana yang mudah untuk mengindentifikasi web 2.0 dengan melihat banyaknya social media. banyak tempat untuk exist di social media. tidak hanya blog, tetapi ada  facebook, twitter, wikepedia, technocrati, flickr, google, youtube, dig, dan banyak lagi.

saya menafsirkan bahwa web 2.0 ,  zaman social media dimana semua orang dapat menjadi subyek, tidak lagi obyek. setiap orang menjadi sumber dan pelaku berita, tidak lagi konsumen berita. setiap orang bebas menjadi apa saja dan dimana saja. diri sendiri sebagai ketua, sekretaris sekaligus anggotanya. diri sendiri sebagai artis, wartawan sekaligus media informasinya. dan kebebasan itu hanya dapat dibatasi oleh kebebasan orang lain

santai_aja: yah, eyang. gitu aja ngambek! jelek ah!
anjarium: dudulll.
santai_aja: bro, saran gue sih, gak usah nganggep seakan-akan komunitas itu milik loe. santai aja.
anjarium: bukan. saya gak suka aja bawa-bawa masalah personal kepada komunitas. pake emosional lagi.
santai_aja: hahha.. bukannya loe yang bawa dendam pribadi.
anjarium: semprul. enak aja
santai_aja: gini bro. partisipasi orang gak bakal bisa loe tahan. apapun bentuknya.
santai_aja: saran, kritik cacian. semuanya sama kedudukannya, gak ada pengurus gak ada anggota.
anjarium: maksudnya apa nih?
santai_aja: simpelnya nih. loe siap ngoceh, siap juga ndenger. web 2.0 rumusnya sederhana.
santai_aja: jangan bohong, dan gak usah mancing2.
anjarium: wahhh tambah mumet.
santai_aja: btw bro, dulu gmn sih sbrnya awalnya bisa ribut.
anjarium: weks.. dudul. jadi kamu gak tahu? kenapa jadi ceramah gini?
santai_aja: hahaha…. lama gue gak ngomelin loe. apalagi lihat gaya loe yang jagoan itu.
santai_aja: sok merasa benar lagi. sok bijak lagi. heehe..
anjarium: ehhhh.. kemana aja kamu. blogmu gak update tuh.
santai_aja: males ah. pd ribut mulu. klo toh ngeblog aku mo jdi blogger apatis ajah.
santai_aja: hahahaha…. tapi tenang bro. aku sll baca “dunia anjari”
anjarium: ngenyekkkk……

kawan saya satu ini dulu rajin ngeblog. postingannya bagus. tetapi mungkin karena kesibukan, sekarang jarang update blog. atau mungkin dia lebih tertarik dengan facebook dan twitter. karena saya cermati, dia rajin update status. tak bosan pula main game dan berbagai aplikasi facebook. follower twitternya pun banyak. saya yakin dia mengikuti diskusi panas tentang komunitas dari facebook saya.

anjarium: habis bagaimana ya. saya sepertinya sudah berbuat banyak buat komunitas nih.
anjarium: kita2 juga yang membesarkan. dan sekarang masih ribut masalah definisi. cape dehh…
santai_aja: itu salah loe, eyang. hehehe. loe gak mampu memposisikan komunitas spt awal dicetuskan dulu.
santai_aja: jd klo ada komen2 nyentil gak usah defensif gitu dong.
anjarium: yah salah lagi. ini bisa2 saya ribut sama kamu nih.
santai_aja: kenapa sih gak dibiarkan mengalir gitu aja. spt di kompasiana itu asik2 aja. gak neko2. gak beda2in.
santai_aja: inget bro. era web 2.0 user itu segalanya. masing2 punya brand diri.
santai_aja: dan pada seorang rainmaker ato influencer akan memiliki folower2 yang tak perlu disuruh.
anjarium: iya sih. duhhhhh sampe negh rasanya. udah ah. pusing..
santai_aja: hahaha…. sori bro. eh kapan kita ngopi2 bareng lagi. gue tunggu di plangi deh spt dulu.
anjarium: dudul. saya di plangi. teh saya dah dingin nih gara2 chat.
santai_aja: hah?????????? serius loe??
anjarium: ya iyalahhhhh……
santai_aja: seriusss…… gue di solaria nih.
anjarium: semprullllllllllll………

ah, senja saya benar-benar berwarna jingga. cenderung merah malah. niat hati ingin menikmati suasana yang berbeda sepulang kerja. tak tahunya datang “hantu” yang merusak romantisme rasa dengan celoteh komunitas era web 2.0. makin membesar rasa kesal, ketika tahu ternyata karib ini juga di plangi sky dining. hanya tempatnya saja yang berbeda. mengapa tadi mesti “memaki” saya melaui yahoo messenger? langsung aja kan bisa!. huh!

**santai_aja adalah bukan  id ym sebenarnya. saya sengaja mengganti id ym karib saya ini. maaf jika terdapat kesamaan id ym. terima kasih**


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
  • Facebook
  • TwitThis
  • Print this article!
  • Google
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Yahoo! Buzz

Tags: ············



17 Responses to “komunitas era web 2.0”

  1.   thopo said:

    wakakak, semakin seru aja nich :D

    serunya sih krn diomelin itu.. habis itu nyanyi-nyanyi heheheh…

    [Reply]

  2.   jumialely said:

    Hidup adalah hidup… Dunia adalah dunia.. dan Kehidupan tak pernah berakhir.. masih banyak masalah lebih besar dalam hidup yang harus dihadapi..

    pikiran adalah sesuatu yang unik yang harus disumbangkan untuk hal lebih berarti.. lihat saja anak-anak dijalanan ..

    duh ayo having fun.. dan enjoy..selama kita masih di beri nafas… semangat semua

    iyah sih mbak. ini juga fan-fan aja. saya diomelin gitu juga gak marah kok. tenang aja, saya gak berantem dg santai_aja. memang benar apa yang anda sampaikan.. terima ksih sarannya.

    [Reply]

  3.   andivan said:

    kirain eyang berantem..
    udah siap2 nyari pasukan nih buat bantuin ayang, hehehe..

    hahhaa.. nggak kok cuma di omelin doang. dicerahamin. habis itu dia traktir.:D

    [Reply]

  4.   jumialely said:

    berulang-ulang aku baca blognya mas anjari,, jadi geli loh mas,, saya pengajar IT dan selalu mengajarkan web 2.0 .. hahaha.. kok dunia ini menjadikan hal yang ndak perlu repot jadi repot ya.. :D

    ya sanai aja deh.. ndak perlu repot mikirin yang ndak perlu di repotkan.. toh manusia itu punya titik emosi yang terkadang tak bisa dikendalikan.. dan marilah kita belajar menjadi manusia dewasa, agar tidak ada lagi manusia-manusia yang bekerja, bertahta dan berpikir mengandalkan emosi. Wong logika masih harus diasah….

    hidup masih harus dipikirin, kerjaan masih harus dipikirin, wong kita ngeblog mau having fun kok… “gitu aja kok repot” ya..

    bentar.. bentar.. gelinya karena gak mudeng maksudnya. ato materi yg disampaikan tidak benar??? hahahaha. ya maklum saja lah.. mungkin yg chating ndak ngerti apa sebenarnya web 2.0 . kadang-kadang yang hal yang “remen” memang merepotkan. tapi yo ndak apa2. namanya juga proses, proses pendewasaan.
    iya saya juga menikmati ini kok, bahkan ketika dinasehati dengan cara temanku itu. justru karena fun.. omel2an temanku ini aku posting. hehehe. utk menertawakan diri sendiri :D tks lho komentarnya sampai dua kali gini

    [Reply]

  5.   rice2gold said:

    apa perlu nih dikeluarkan dekrit disini??? he…he..he..

    ini cuma menertawakan diri sendiri saja kok… sampeyan saja yg ngeluarin dekrit :D

    [Reply]

  6.   kuti said:

    ;)

    hehehe

    [Reply]

  7.   anjari said:

    @kuti; ada apa kang kuti?

    [Reply]

  8.   Huda said:

    lha kok, g tanya dr awal aja ya, eyang d mana,..? aku d pelangi,.. kamu d mana,..? aku d solaria, lha kan bs langsung ketemu, he he he, lumayan lama g update,.. liat sekilas keadaan d fb d hari ulang tahun dblogger,kok terus ada susulan yg aku sendiri kurang mengerti ( mmg g ngerti apa2 :D )

    [Reply]

  9.   anjari said:

    @huda: itulah mas klo udah “nafsu” ingin ngomel.. Tapi hbs itu kami kongkow kok :d makasih ya komentarnya..

    [Reply]

  10.   ts said:

    hmmmmm santai aja… semoga masih bisa menikmati malam ini hehe….. gak perlu pusing komunitas yg telah terbentuk apalagi personal pengurusnya. Tuliskan apa yg disampaikan, sampaikan apa yg dituliskan. [acting seolah2 santai_aja wkwwkwkkw].

    Yuk ngopi lanjuttt eyang

    [Reply]

  11.   Pradna said:

    semoga masalah-masalah web 2.0 ini cepat selesai :D

    seperti kata Kak Rhoma : sannn-te

    [Reply]

  12.   Anjari Umarjianto said:

    @ts: gak usah acting deh.. ngaku aja.. deh…:P
    @pradna: aminnn.. semoga begitu bos…

    [Reply]

  13.   Suami malas » Web 2.0 apaan sih? said:

    [...] soal keberadaan dblogger kemarin beberapa kawan akhirnya menggunakan istilah web 2.0. Dalam tulisannya pun eyang akhirnya memasukan istilah ini dalam diskusinya di yahoo messenger. Tapi sebenarnya tahu gak apa [...]

  14.   hes said:

    kalau saya yang ngomel diposting tak ya? :lol:

    [Reply]

  15.   Anjari Umarjianto said:

    @hes: aku posting. janji !! sekarang ngomel lah sepuasmu teh!!!

    [Reply]

  16.   jumialely said:

    gelinya ya itu tadi loh mas, kok web 2.0 kok ikut-ikutan nimbrung di ajang mengasah otak dan kekuatan berpikr itu loh.. antara omelan dan web 2.0 .. itu bintang utamanya jadi si web 2.0 ya mas,

    jadi geli aja…. :D

    [Reply]

  17.   melly said:

    biarlah eyang..

    walahhh.. kok gitu???

    [Reply]

Leave a Reply