baru saja saya meresapi regukan pertama hot lemon tea, ketika lampu blackberry saya berkedip dengan warna merah. sebuah pesan dari seorang karib masuk melalui yahoo messenger.
santai_aja: hari gini masih masalah gitu aja jadi ribut. santai_aja: come on, ini era web 2.0 bro! anjarium: hehe.. maksudnya apa nih? santai_aja: udah deh, gak usah belagak pikun deh. biar eyang2 pasti ngerti deh. komunitas blogger itu lho.
saya tak langsung menjawab pesan terakhir. saya ingin menikmati detik-detik terakhir keindahan senja dari lantai 10 plaza semanggi sky dining. matahari yang bersembunyi dibalik mendung menyemburatkan warna jingga. temaram sore masih membiaskan lalu lalang lampu kendaraan terlihat kecil padat merayap di bundaran semanggi. saya enggan kehilangan moment itu, hanya karena diingatkan pada polemik berkepanjangan menyangkut komunitas blogger.
anjarium: eh kang, emang apa hubungannya dengan era web 2.0
santai_aja: hahaha…. masih belagak pikun lagi nih anjarium: beneran, apa maksudnya. plz dong ah santai_aja: hehe… ok bro. gini, semestinya loe gak perlu tersinggung menyangkt macem2 komentar komunitas. santai_aja: emangnya itu milik loe? anjarium: yeeeee… siapa yang marah. saya kan hanya komentar balik pada org2 yang sirik itu. anjarium: komunitas ini kan saya ikut membesarkan. wajar dong saya bela. santai_aja: santai bro. tapi loe kan gak perlu dong nunjukin telah berbuat banyak. santai_aja: ato nuding2 org lain blm berbuat apa2. santai_aja: lagian sih, komentar usulan bubarin pengurus loe tanggepin serius gitu. anjarium: loh iya dong. saya kan tak ingin ada salah persepsi. lagian komunitas ini kan masih butuh pengurus. anjarium: untuk mengkoordinasi dan jelas siapa yang tanggung jawab. santai_aja: hahahaa…. emangnya loe sanggup ngurusin seabrek abrek orang itu. santai_aja: emangnya yang loe urusin itu merasa diurusi. santai_aja: bro, coba googling deh. era web 2.0 itu partisipatif dan kolaboratif. anjarium: weks…. eyang2 diceramahin.
bagi saya, diceramahi atau bahkan dikritik itu wajar saja. tapi sore ini saya memang lagi tak mau diceramahi lagi. setelah saya mendapat “serangan” dari orang-orang yang tak mengerti apa-apa tentang komunitas. kemudian atas nama kepedulian mencoreng muka saya dengan mengaku ini “pendapat saya”. apalagi sekarang ini saya diceramahi masalah web 2.0.
pada awalnya banyak orang mengira, termasuk saya, web 2.0 itu merupakan teknologi informasi. padahal sebenarnya lebih dari sekedar itu. web 2.0 merupakan konsepsi atau cara kerja manusia bagaimana memberlakukan informasi di dunia internet. ada yang menganalogikan web 2.0 = web 1.0 + web 1.0. jika web 1.0 mengenai pribadi/diri sendiri, maka web 2.0 dapat diartikan adanya interaksi antar pribadi. sarana yang mudah untuk mengindentifikasi web 2.0 dengan melihat banyaknya social media. banyak tempat untuk exist di social media. tidak hanya blog, tetapi ada facebook, twitter, wikepedia, technocrati, flickr, google, youtube, dig, dan banyak lagi.
saya menafsirkan bahwa web 2.0 , zaman social media dimana semua orang dapat menjadi subyek, tidak lagi obyek. setiap orang menjadi sumber dan pelaku berita, tidak lagi konsumen berita. setiap orang bebas menjadi apa saja dan dimana saja. diri sendiri sebagai ketua, sekretaris sekaligus anggotanya. diri sendiri sebagai artis, wartawan sekaligus media informasinya. dan kebebasan itu hanya dapat dibatasi oleh kebebasan orang lain
santai_aja: yah, eyang. gitu aja ngambek! jelek ah! anjarium: dudulll. santai_aja: bro, saran gue sih, gak usah nganggep seakan-akan komunitas itu milik loe. santai aja. anjarium: bukan. saya gak suka aja bawa-bawa masalah personal kepada komunitas. pake emosional lagi. santai_aja: hahha.. bukannya loe yang bawa dendam pribadi. anjarium: semprul. enak aja santai_aja: gini bro. partisipasi orang gak bakal bisa loe tahan. apapun bentuknya. santai_aja: saran, kritik cacian. semuanya sama kedudukannya, gak ada pengurus gak ada anggota. anjarium: maksudnya apa nih? santai_aja: simpelnya nih. loe siap ngoceh, siap juga ndenger. web 2.0 rumusnya sederhana. santai_aja: jangan bohong, dan gak usah mancing2. anjarium: wahhh tambah mumet. santai_aja: btw bro, dulu gmn sih sbrnya awalnya bisa ribut. anjarium: weks.. dudul. jadi kamu gak tahu? kenapa jadi ceramah gini? santai_aja: hahaha…. lama gue gak ngomelin loe. apalagi lihat gaya loe yang jagoan itu. santai_aja: sok merasa benar lagi. sok bijak lagi. heehe.. anjarium: ehhhh.. kemana aja kamu. blogmu gak update tuh. santai_aja: males ah. pd ribut mulu. klo toh ngeblog aku mo jdi blogger apatis ajah. santai_aja: hahahaha…. tapi tenang bro. aku sll baca “dunia anjari” anjarium: ngenyekkkk……
kawan saya satu ini dulu rajin ngeblog. postingannya bagus. tetapi mungkin karena kesibukan, sekarang jarang update blog. atau mungkin dia lebih tertarik dengan facebook dan twitter. karena saya cermati, dia rajin update status. tak bosan pula main game dan berbagai aplikasi facebook. follower twitternya pun banyak. saya yakin dia mengikuti diskusi panas tentang komunitas dari facebook saya.
anjarium: habis bagaimana ya. saya sepertinya sudah berbuat banyak buat komunitas nih. anjarium: kita2 juga yang membesarkan. dan sekarang masih ribut masalah definisi. cape dehh… santai_aja: itu salah loe, eyang. hehehe. loe gak mampu memposisikan komunitas spt awal dicetuskan dulu. santai_aja: jd klo ada komen2 nyentil gak usah defensif gitu dong. anjarium: yah salah lagi. ini bisa2 saya ribut sama kamu nih. santai_aja: kenapa sih gak dibiarkan mengalir gitu aja. spt di kompasiana itu asik2 aja. gak neko2. gak beda2in. santai_aja: inget bro. era web 2.0 user itu segalanya. masing2 punya brand diri. santai_aja: dan pada seorang rainmaker ato influencer akan memiliki folower2 yang tak perlu disuruh. anjarium: iya sih. duhhhhh sampe negh rasanya. udah ah. pusing.. santai_aja: hahaha…. sori bro. eh kapan kita ngopi2 bareng lagi. gue tunggu di plangi deh spt dulu. anjarium: dudul. saya di plangi. teh saya dah dingin nih gara2 chat. santai_aja: hah?????????? serius loe?? anjarium: ya iyalahhhhh…… santai_aja: seriusss…… gue di solaria nih. anjarium: semprullllllllllll………
ah, senja saya benar-benar berwarna jingga. cenderung merah malah. niat hati ingin menikmati suasana yang berbeda sepulang kerja. tak tahunya datang “hantu” yang merusak romantisme rasa dengan celoteh komunitas era web 2.0. makin membesar rasa kesal, ketika tahu ternyata karib ini juga di plangi sky dining. hanya tempatnya saja yang berbeda. mengapa tadi mesti “memaki” saya melaui yahoo messenger? langsung aja kan bisa!. huh!
**santai_aja adalah bukan id ym sebenarnya. saya sengaja mengganti id ym karib saya ini. maaf jika terdapat kesamaan id ym. terima kasih**













January 20th, 2010 at 2:25 pm
wakakak, semakin seru aja nich
[Reply]
January 20th, 2010 at 2:32 pm
Hidup adalah hidup… Dunia adalah dunia.. dan Kehidupan tak pernah berakhir.. masih banyak masalah lebih besar dalam hidup yang harus dihadapi..
pikiran adalah sesuatu yang unik yang harus disumbangkan untuk hal lebih berarti.. lihat saja anak-anak dijalanan ..
duh ayo having fun.. dan enjoy..selama kita masih di beri nafas… semangat semua
[Reply]
January 20th, 2010 at 2:48 pm
kirain eyang berantem..
udah siap2 nyari pasukan nih buat bantuin ayang, hehehe..
[Reply]
January 20th, 2010 at 3:03 pm
berulang-ulang aku baca blognya mas anjari,, jadi geli loh mas,, saya pengajar IT dan selalu mengajarkan web 2.0 .. hahaha.. kok dunia ini menjadikan hal yang ndak perlu repot jadi repot ya..
ya sanai aja deh.. ndak perlu repot mikirin yang ndak perlu di repotkan.. toh manusia itu punya titik emosi yang terkadang tak bisa dikendalikan.. dan marilah kita belajar menjadi manusia dewasa, agar tidak ada lagi manusia-manusia yang bekerja, bertahta dan berpikir mengandalkan emosi. Wong logika masih harus diasah….
hidup masih harus dipikirin, kerjaan masih harus dipikirin, wong kita ngeblog mau having fun kok… “gitu aja kok repot” ya..
[Reply]
January 20th, 2010 at 4:11 pm
apa perlu nih dikeluarkan dekrit disini??? he…he..he..
[Reply]
January 20th, 2010 at 5:48 pm
hehehe
[Reply]
January 20th, 2010 at 5:56 pm
@kuti; ada apa kang kuti?
[Reply]
January 20th, 2010 at 6:42 pm
lha kok, g tanya dr awal aja ya, eyang d mana,..? aku d pelangi,.. kamu d mana,..? aku d solaria, lha kan bs langsung ketemu, he he he, lumayan lama g update,.. liat sekilas keadaan d fb d hari ulang tahun dblogger,kok terus ada susulan yg aku sendiri kurang mengerti ( mmg g ngerti apa2
)
[Reply]
January 20th, 2010 at 8:01 pm
@huda: itulah mas klo udah “nafsu” ingin ngomel.. Tapi hbs itu kami kongkow kok :d makasih ya komentarnya..
[Reply]
January 20th, 2010 at 11:42 pm
hmmmmm santai aja… semoga masih bisa menikmati malam ini hehe….. gak perlu pusing komunitas yg telah terbentuk apalagi personal pengurusnya. Tuliskan apa yg disampaikan, sampaikan apa yg dituliskan. [acting seolah2 santai_aja wkwwkwkkw].
Yuk ngopi lanjuttt eyang
[Reply]
January 21st, 2010 at 1:04 am
semoga masalah-masalah web 2.0 ini cepat selesai
seperti kata Kak Rhoma : sannn-te
[Reply]
January 21st, 2010 at 8:40 am
@ts: gak usah acting deh.. ngaku aja.. deh…:P
@pradna: aminnn.. semoga begitu bos…
[Reply]
January 21st, 2010 at 11:00 am
[...] soal keberadaan dblogger kemarin beberapa kawan akhirnya menggunakan istilah web 2.0. Dalam tulisannya pun eyang akhirnya memasukan istilah ini dalam diskusinya di yahoo messenger. Tapi sebenarnya tahu gak apa [...]
January 21st, 2010 at 3:26 pm
kalau saya yang ngomel diposting tak ya?
[Reply]
January 21st, 2010 at 3:42 pm
@hes: aku posting. janji !! sekarang ngomel lah sepuasmu teh!!!
[Reply]
January 22nd, 2010 at 9:48 am
gelinya ya itu tadi loh mas, kok web 2.0 kok ikut-ikutan nimbrung di ajang mengasah otak dan kekuatan berpikr itu loh.. antara omelan dan web 2.0 .. itu bintang utamanya jadi si web 2.0 ya mas,
jadi geli aja….
[Reply]
January 24th, 2010 at 10:25 pm
biarlah eyang..
[Reply]