Keluarga Pasti Punya Masalah

Aspirasi June 30th, 2008

perselisihan suami istriPada hari yang sama dan jam yang hampir bersamaan, tetangga di depan dan belakang rumahku, masing-masing bertengkar antar suami istri. Bukan berniat untuk membicarakan keburukan rumah tangga orang, sekedar mencari hikmah dari peristiwa itu. Pertengkaran itu itu begitu seru dengan saling menjelekan dan membongkar aib keluarga. Suara yang begitu keras di tengah-tengah perkampungan yang padat penghuni, tentu saja tidak akan terlepas dari perhatian dan memancing kerumunan orang. Aku, istri dan anak-anakku tetap berada di dalam rumah. Saya mengkondisikan seakan tidak terjadi apa-apa diluar. Malah istriku minta agar mengeraskan suara lagu anak-anak yang memang sedang putar oleh putri-putriku. “agar anak-anak tidak mendengarkan pertengkaran itu”, kata istriku.

Bukan pertama ini kedua keluarga tetangga dekatku itu bertengkar. Dalam hati aku berfikir, apakah  mereka mengira hanya keluarganya yang mempunyai masalah? Kami juga mempunyai masalah. Rasanya keindahan rumah tangga ini menjadi berkurang tanpa adanya kerikil-kerikil masalah. Aku malah bergurau dengan istriku. “Tuh nda, kalau kamu marah, seperti itu. Malu kan?, kataku. Istriku memotong, ” tapi kan tidak sekeras itu kalau aku marah. mereka pasti tidak dengar”, jawabnya. Kami pun hanya tertawa kecil. Sejenak terdiam, membayangkan betapa kadang-kadang ada perbedaan pendapat, perselisihan. Kami bersyukur tidak menimbulkan prahara rumah tangga.

Read the rest of this entry »

Bingung, mau nulis apa?

Aspirasi June 30th, 2008

Hai my blogku, apa kabarmu hari ini?. Lama sekali aku tak membuka jendera blogku ini. Banyak debu menempel di seluruh penjuru ruangan ini. Daun-daun kering memenuhi halaman, sesekali menari ditiup angin. Kamar-kamarku menjadi lembab karena kurang sinar matahari yang sehat ini menjamah dindingnya.

Ingin ku sambangi dikau tiap hari, my blog. Tapi aku bingung mau menulis apa?. Bukan karena tidak ada kata yang hendak kuukir menjadi kalimat panjang. Bukan karena aku tak merindukan pertemuan kita  yang begitu mesra. Tetapi. Aku sedang Malas. Ya, Malas. Dunia mengalami stagnasi. Buntu. Tanpa Gairah.

My blog, help me!

FPI, Ahmadiyah & Tirani Televisi

Aspirasi June 9th, 2008

Membosankan dan memuakan!. Video kekerasan yang dilakukan oknum-oknum FPI terhadap massa yang menamakan dirinya Alinasi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) diputar berulang-ulang dan terus menerus tanpa mengenal waktu. Penonton dijejali dan dipaksa untuk menelan berita yang sama di semua stasiun televisi. Sungguh memuakan.  Sangat kentara sekali, berita itu memuat tendensi untuk memojokan FPI sebagai pihak yang melakukan kejahatan dan kriminalitas.

Berita yang ditampilkan relatif tidak seimbang, walaupun televisi mencoba seakan-akan menampilkan prinsip jurnalisme cover both side. Tetapi televisi cenderung memberitakan satu fragmen saja yaitu kekerasan di Monas dengan disertai komentar-komentar yang sok pahlawan dengan membenci kekerasan.  Seharusnya, televisi mampu menyajikan deep news dan investigative news. Gali sedalam-dalamnya, cari informasi sebanyak-banyaknya, rentetan peristiwa dan latar belakang kejadiannya.

Manusia mempunyai akal fikiran. Persoalan FPI, AKKBB dan Ahmadiyah bukan semata-mata kekerasan di Monas. Karena akal itulah, yang membedakan manusia dengan makhluk lain. Fitnah yang diputar berulang-ulang dan terus menerus, akan menjadi “kebenaran” yang diyakini oleh orang banyak. Huh..

Seperti Apakah Presiden Indonesia?

Aspirasi May 28th, 2008

punokawan.jpgBudayawan menyampaikan bahwa degradasi moral dan kemunduran bangsa ini karena meniadakan dan mengkerdilkan kearifan lokal. Sebuah pandangan, idealisme dan norma yang demikian dianut dan dipatuhi turun temurun sehingga menjadi ideologi dalam berfikir, berucap dan berperilaku. Demikian juga dengan Indonesia dan Presidennya. Sebuah kearifan lokal bagaimana memimpin negeri digambarkan ideal seperti kepemimpinan Pandawa dari Negeri Amarta dalam dunia pewayangan. Itulah yang aku coba fahami terhadap apa yang disampaikan Cak Nun (Emha Ainun Najib) ada acara Kenduri Cinta, 16 Mei 2008 di Taman Ismail Marzuki Jakarta.

Idealnya, di awal kemerdekaan itu kita mempunyai presiden dengan karakteristik Yudistira (Puntadewa). Tetapi itu hanya sebuah ketidakmungkinan. Apa ada bangsa ini orang yang begitu memikirkan orang lain bahkan seekor anjing daripada memikirkan dirinya sendiri. Kalau perlu istrinya pun diserahkan jika ada yang meminta. wong edan! :) Kenyataannya kita mempunyai presiden Bung Karno, yang berperangai mirip Bima (Werkudoro). Blak-blakan, lantang dan keras bicaranya, berani, dan tegas. Masih bagus lah. bagaimanapun, Bima, putra kedua Pandawa adalah insan pilihan.

Read the rest of this entry »

Lucu Sekaligus Memprihatinkan

Aspirasi May 22nd, 2008

lala & ichaIndah dan bahagia hati ini. Betapa tidak, sebelum aku berangkat kekantor, terdengar putriku yang berumur 3 tahun menyanyikan lagu “Bintang Kecil”. Karena secara verbal bicaranya belum jelas, justru terkesan lucu menggemaskan. Apalagi kalau dilihat mukannya yang bulat, cubby dan tembem. Tetapi rasanya ada yang aneh?

“bintang kecil dilangit yang biru. amat banyak menghias angkasa. aku ingin…..”

Nah, coba perhatikan. Bintang kok di langit yang biru?. Bukankah kalau malam langit menjadi gelap. Mestinya kan hitam?. Sayang aku juga tidak tahu syair aslinya. Mungkin lebih pas kalau diganti,” bintang kecil dilangit yang tinggi…..”

Karena penasaran , aku browsing untuk mencari literatur terhadap syair asli. Walah, ternyata malah menemukan kerancuan-kerancuan dalam lagu anak-anak kita. Yang mungkin secara tidak sadar secara turun temurun lagu itu kita nyanyikan sejak dulu. Seperti lagu “Balonku” :

“balonku ada lima. rupa-rupa warnanya. merah kuning kelabu merah muda dan biru. meletus balon hijau. deerrr..”

Nah, kok muncul warna hijau?. jadi sebenarnya balonnya ada 5 atau 6 ? :) —> sengaja diplesetkan kalau ini. karena yang benar syairnya, ” hijau, kuning kelabu, merah muda dan biru”. jadi tidak ada yang salah kan?

Read the rest of this entry »

Partai “Balonku Ada Lima”

Aspirasi May 15th, 2008

balon.jpgAdakah hubungan antara lagu “Balonku” dengan Partai Politik di Indonesia?. Jawabnya ada. Warna balon dalam lagu tersebut melambangkan partai-partai yang akan menduduki peringkat atas dalam perolehan suara dalam setiap pemilu di Indonesia. Disamping itu menunjukan solid tidaknya partai politik tersebut. Ngawur ya?. Gak juga!. Partai yang memperoleh suara terbanyak adalah partai Kuning, Merah, Hijau dan Biru. Coba anda nyanyikan lagu “balonku”. Sama kan?. Lalu bagaimana dengan solid dan tidaknya organisasi partai?. Perhatikan!.

Perpecahan di tubuh PKB juga diakibatkan pecahnya balon “hijau” dalam lagu balonku tersebut. Kenapa harus balon hijau yang meletus ya?. Hal ini dikuatkan juga dengan fakta bahwa partai dengan warna hijau seperti PPP, PBR dan PBB yang mengalami perpecahan dan konflik internal. Diawal reformasi, PPP ini bermetamorfosis menjadi partai-partai lainnya seperti PKB, PBR, PBB, dan sebagainya.

Dalam lagu tersebut disebutkan “merah muda” bukan “merah” yang solid. Ini mengakibatkan PDIP, adalah partai yang dirundung konflik dan perpecahan. PDIP demikian juga PNBK, PNI Marhaenis, PNI, Partai Pelopor merupakan partai-partai hasil perpecahan dari PDI.

Partai Kuning “Golkar” relatif lebih dingin dalam mengatasi konflik. Sementara warna biru dan kelabu diwakili oleh PAN, PD dan PKS. Jadi kalau mau menang di pemilu, alangkah baiknya partai politik jangan memilih warna-warna diluar yang disebutkan lagu balonku. Tetapi juga jangan pilih warna hijau, karena “……..meletus balon hijau, deeeeeerrrrrrrrr!……. “. Jadi, lagu balonku merupakan mantra kutukan buat partai-partai tersebut. Huh, Ngawur!

SMS Santet, Basi Banget!

Aspirasi May 13th, 2008

santet.jpgMerebaknya isu santet yang menyebar via SMS ternyata lebih menghebohkan dari kenaikan harga BBM. Terlihat beberapa masyarakat yang percaya dengan isu ini justru mengirimkan ke saudara, keluarga dan kawan-kawannya. Jadi bisa dibayangkan, awalnya berniat agar saudaranya tidak kena santet, tetapi malah isu ini semakin menyebar semakin luas. Isu dan gosip memang selalu menyebar seperti efek domino.

Bagi banget!. Begitu gaya bahasa anak sekarang. Iya, isu ini sangat basi dan cepat penyebarannya menunjukan bahwa bangsa ini yang lama sakit semakin parah kadar penyakit jiwanya. Masyarakat yang dengan gampang sekali kena isu. Mudah sekali menerima informasi yang tidak jelas dan tidak bertanggung jawab. Dan malah ikut menyebarkan isu tersebut.

Read the rest of this entry »

Mampukan Indonesia Bangkit?

Aspirasi May 9th, 2008

100thkebangkitanindonesia-2.jpgSaat ini, televisi dihiasi dengan iklan 100 Tahun Kebangkitan Indonesia dengan bintang iklan dari kalangan politisi. Sutrino Bachir, Ketua Umum Partai Amanat Nasional mengajak bangsa ini mengambil hikmah kebangkitan Indonesia sejak Tahun 1908. Hidup adalah Perbuatan. Begitulah semboyan yang ingin ditanamkan dibenak penonton televisi.

Saya tidak terlalu jauh mengkaitkan hal ini berkaitan dengan makin dekatnya Pemilu 2009. Walaupun kalau memang tampilnya tokoh-tokoh politik di televisi dengan berbagai bentuknya tidak dapat dihindarkan mengesankan untuk menjual citra menjelang pemilu. Selain Ketua Umum PAN, beberapa saat yang lalu Wiranto yang digambarkan ikut makan nasi aking. Juga Prabowo Subianto dengan HKTI-nya yang seakan-akan dekat dengan kalangan petani.

Banyak sejarah bangsa di dunia ini, memang benar-benar bangkit setelah krisis dan penderitaan menimpa bangsa ini. Mereka mampu memacu dan memotivasi bangsanya, dengan mengenang masa-masa heroik sebagai romantisme sejarah. Hal itu terbukti mampu melipatgandakan energi dan percepatan kemajuan dibalik peristiwa penting atau penderitaan yang pernah dialami. Salahudin Al Ayyubi, mampu merebut kembali Palestina setelah menggelorakan semangat maulid Nabi Muhammad. Jepang yang luluh lantah dihajar ”little boy” bom atom Amerika Serikat, kini menjelma menjadi negara terdepan dalam segala bidang. Demikian juga negara-nagera lain mampu mengambil hikmah sejarah dimasa lalu.

Read the rest of this entry »

Saya seperti Presiden Amerika?

Aspirasi May 8th, 2008

George WashingtonIngin tahu kepribadianmu seperti tokoh terkenal dunia?. Menarik kok untuk dicoba. Kalau kepribadianku seperti George Washington, Presiden Amerika Serikat yang legendaris itu. Dan juga sama dengan Bruce Wayne, si Batman dalam Batman Begin. Wow!. Itulah hasil dari tes kepribadian yang aku lakukan di http://www.mypersonality.info

Dari hasil tes, saya termasuk tipe ISTJ, Examiner, Protector :

Kepribadianku

ISTJs are responsible, loyal and hard working. They have an acute sense of right and wrong and work hard at preserving established norms and traditions. Because of their deep sense of duty they are dedicated to everything they do and are very dependable. ISTJs care deeply for those closest to them.

Read the rest of this entry »

Merokok dengan Santun

Aspirasi May 8th, 2008

Merokok

Saya bukannya anti rokok apalagi dengan orang yang merokok. Rokok membuat jutaan orang dapat makan nasi, membiayai sekolah anak bahkan naik haji. Disamping itu, sahabat dan musuh saya juga seorang perokok. Jadi tidak ada alasan untuk membencinya kan?. Saya hanya punya permintaan hati, merokoklah pada tempat dan waktu yang tepat.

“Loh, merokok kan hak gue?”, kata teman saya. “Udah deh, mending loe ikut nimbrung aje, kan loe tahu perokok pasif lebih berbahaya?”, cerocos kawanku yang geblek ini. “Wah, ini manusia kardus”, batinku. “Pak, hak saya juga menghirup udara sehat,” jawabku tegas. Nah, sejak itu dia tidak lagi tegus sapa denganku. Weleh!, tidak dewasa amat nih manusia.

Read the rest of this entry »