• 16

    Aug

    Iklan Tong Fang dan Pengobatan Tradisional di Indonesia

    Sobat, pada menyadari nggak kalau iklan Tong Fang dan iklan TCM lain sudah tak nongol lagi di televisi? Syukurlah, kampanye #StopIklanTongFang membawa hasil menggembirakan. Jam 11 (15/8) siang dari Kemenkes, Kominformasi, Dinkes Jakarta, BPOM, IDI, asosiasi apoteker, asosiasi pengobat tradisional rame-rame mendatangi KPI. Tujuannya mengucapkan terima kasih karena KPI telah melaksanakan pengaduan masyarakat terkait iklan Tong Fang dan sejenisnya di televisi. [kml_flashembed movie="http://www.youtube.com/v/8ONhVuAiv40" width="425" height="350" wmode="transparent" /] Mereka juga mendukung langkah KPI memberi sanksi televisi yang menayangkan iklan Tong Fang dan sejenisnya yang dinilai menyesatkan, merugikan dan membahayakan. Hadir dlm pertemuan di KPI itu, para jurnalis dari media cetak, el
    Read More
  • 14

    Aug

    Berobat Gratis Penduduk Tangerang

    Saya bukan penduduk Kota Tangerang. Tapi tak menghalangi untuk turut bergembira membaca koran yang mewartakan bahwa warga Kota Tangerang dapat berobat gratis Tahun 2012. Iya, anda tak salah baca. Semua penduduk Kota Tangerang baik miskin maupun kaya ditanggung berobat gratis. Syaratnya mudah, ketika berobat tunjukan KTP. Penduduk kota tangerang dapat gunakan layanan berobat gratis ini pada 27 RS Pemerintah dan Swasta serta 1 klinik yang sudah menjalin MOU. Untuk rumah sakit pusat, Pemda Kota Tangerang sudah kerjasama dengan RSCM dan RS Fatmawati. pic. kaystreet.wordpress.com Pemda Kota Tangerang akan menanggung biaya layanan rumah sakit dari rawat jalan tingkat pertama, rawat jalan tingkat lanjut dan rawat inap tingkat lanjut. Hebatnya lagi, tidak ada batasan besarnya biaya berobat. D
    Read More
  • 27

    Apr

    Testimoni untuk Ibu Menkes

    Kemarin adalah hari yang menghebohkan. Bagaimana tidak, sejak pagi sudah beredar kabar bahwa Menkes telah meninggal dunia. Tentu saja sangat mengejutkan, terutama staff di Kementerian Kesehatan. Beberapa staff malah ada yang sudah menangis karena merasa kehilangan. Endang Rahayu Sedyaningsih, Menkes RI Intuisi saya bergerak. Segera saya kontak RSCM dimana Ibu Endang Rahayu Sedyaningsih, Menteri Kesehatan, dirawat. Dan ternyata itu hanya isu, alias kabar angin. Kami pun segera membuat blast message melalui BBM, Twitter dan mailing list yang menyatakan bahwa kabar Menkes telah wafat adalah tidak benar. Bersyukur, beberapa media online mengutip pesan klarifikasi itu. Itu saja belum cukup. Kemudian saya ikut memantau persiapan konferensi pers. Juga ikut “numpang repot” saat RSCM
    Read More
  • 16

    Apr

    Peran Strategis Humas Rumah Sakit

    Baru saja saya berkumpul dengan para praktisi Humas Rumah Sakit selama 3 hari di Bogor. Mereka dari 17 RS Umum dan RS Khusus di Jabotabek, Bandung, Magelang dan Bukittinggi. Semuanya dari Humas Rumah Sakit milikPemerintah. Dilihat asal rumah sakitnya terutama RS Khusus-nya sangat variatif. Ada RS Umum terbesar di Indonesia. Ada RS Jantung, RS Kanker, RS Anak Bunda, RS Paru, RS Jiwa, RS Kusta, RS Insfeksi dan RS Stroke. Bisa dikatakan, inilah miniatur berkumpulnya praktisi Humas Rumah Sakit se-Indonesia. Humas Rumah Sakit berfoto bersama Gatot Dewo Broto, Humas Kominfo Mungkin ada yang bertanya, untuk apa kami berkumpul? Untuk belajar. Ya, para Pejabat dan Staf Humas Rumah Sakit Pemerintah ini ingin menyerap ilmu kehumasan dari narasumber dan menyesap pengalaman dari Humas Rumah Sakit l
    Read More
  • 24

    Mar

    Ketika Giginya Tukang Gigi Dicabut

    Pernahkah anda ke tukang gigi? Di dekat rumah ada “ahli gigi” yang melayani cabut gigi dan pasang behel. Tapi saya tidak pernah mampir. Soalnya saya belum pernah merasa sakit gigi. Tidak mungkin juga saya pasang behel. Biarlah gigi saya dengan tampilan apa adanya. Lagi pula, andai ada urusan dengan gigi, saya pasti pergi dokter gigi. Kenapa pilih dokter gigi daripada tukang gigi? Sederhana saja, dokter gigi ada pendidikannya. Beberapa hari ini ada berita heboh terkait tukang gigi. Menteri Kesehatan mencabut kewenangan praktek tukang gigi. Sontak saja, tukang gigi resah. Puluhan tahun mereka menekuni pekerjaan ini, tiba-tiba tidak boleh praktek sama sekali. Alamat menjadi pengangguran, begitu beberapa media menyebutnya. Tak urung, DPR pun mendesak agar Menkes membatalkan Permen
    Read More
- Next

Author

Search

Recent Post