• 21

    Jul

    Terima kasih, Pak JK!

    Untuk kesekian kalinya, saya berlabuh di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Namun saat ini saya mempunyai rasa yang berbeda. Begitu pertama kaki melangkah dari Sriwijaya Air dan terlihat bangunan melengkung bandara, saya teringat dengan Jusuf Kalla. Bukan sebagai wakil presiden periode 2005 - 2009, melainkan sebagai calon presiden berpasangan dengan Wiranto pada pemilu presiden tahun 2009 ini. Bandara internasional Sultan Hasanuddin inilah yang selalu diungkapkan oleh Jusuf Kalla sebagai simbol kemandirian bangsa. Konon, bandara ini dibangun oleh anak-anak negeri. Dan saya sendiri mengakui, dari sekian bandara yang pernah saya kunjungi, Bandara International Sultan Hasanuddin Makassar memang luar biasa. Terkesan modern, minimalis dan nyaman. Jusuf Kalla Muhammad Jusul Kal
    Read More
  • 7

    Jul

    Awas, Pemilu Selalu Curang!

    awas!!!, pemilu selalu curang. Awasi petugas PPS, KPPS & PPK yang bermain mata dengan oknum caleg/parpol. laporkan pelanggaran pemilu kepada KIPP Indonesia (sms: 0815 225 18216) awas, pemilu selalu curang Inilah bunyi spanduk yang dipasang di pagar Kantor YLBHI jalan Diponegoro Jakarta. Spanduk ini dipasang bersebelahan dengan spanduk “jangan kotori kami, cukup kalian yang kotor“. Hampir tiap pagi sejak pemilu legislatif lalu, saya melihat spanduk peringatan ini. Pagi ini saya melewatinya seperti biasa dan tak ada yang kulakukan. Namun kemudian saya memutuskan untuk memutar kembali melewati depan kantor YLBI, dan mengambil gambar spanduk itu. Saya berfikir, lebih baik memotretnya dengan ponsel NexianBerry dan mempostingnya. Memang tidak terlalu bagus gambarnya, namun cu
    Read More
  • 25

    Jun

    Jika JK-Wiranto Menang

    Saya telah mengalami suatu masa dimana Indonesia memiliki presiden wanita pertamanya, Megawati Soekarno Putri. Saya juga masih merasakan bagaimana Indonesia dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudoyono. Namun saya belum pernah tahu bagaimana jika Indonesia dipimpin oleh Presiden Jusuf Kalla. Meskipun sedikit telah mencicipi rasa kepemimpinannya sampai saat ini sebagai Wakil Presiden. Saya membaca sebuah pesan pendek yang cukup menarik, “nomor 1 adalah presiden masa lalu, nomor 2 adalah presiden sekarang dan nomor 3, presiden masa datang” Sampeyan pasti sudah hafal nomor urut pasangan capres cawapres. Pasalnya ketika saya membaca sandek ini, saya perlu mencari informasi untuk memastikan pasangan mana yang mempunyai nomor urut tersebut. Ternyata nomor 3 adalah pasangan JK-Wira
    Read More
  • 11

    Jun

    Membalikkan Hasil Survei

    Seorang calon bupati diprediksi kalah oleh sebuah jajak pendapat. Dilihat dari berbagai sisi, kecil kemungkinan calon bupati tersebut memenangkan pemilihan bupati. Selain kalah populer, kekuatan finansial pun tak sebanding dengan rival politiknya. Tetapi calon bupati tersebut tidak patah semangat dan hanya berpangku tangan menanti nasib gagal menjadi bupati. Beberapa hari sebelum hari pemilihan, calon bupati itu menandatangi anggota-anggota DPRD yang bukan berasal dari partai yang sama dengan rival politiknya. Calon bupati tidak menyuap. Di setiap pertemuan dengan anggota DPRD tersebut, calon bupati menyampaikan hal yang sama. Bahwa dia menyadari bahwa dalam pemilihan bupati yang dilakukan oleh DPRD beberapa hari mendatang akan kalah. Tetapi calon bupati itu minta tolong kepada anggota DP
    Read More
  • 7

    May

    Bukan Sekedar Rhani

    Obrolan mengenai pemilu sudah basi. Menggosipkan Rhani Juliani yang manis itu terasa lebih legit. Rani seakan menjadi “artis baru” sebagai pemeran utama dalam film “Cinta Segitiga ” dengan Antasari Azhar dan Nasrudin Zulkarnaen sebagai pemeran pembantu. Berbagai acara televisi seperti berita, dialog, debat, infotainment, gosip bahkan musik pun memberitakan informasi ini. Dari media cetak, elektronik, forum formal dan informal, bahkan di warung tegal menjadikan kasus ini sebagai bahan obrolan. Di forum diskusi, blog, milling list, blog dan portal berita dipenuhi dengan cerita yang sedang heboh ini. Seperti pagi ini, ketika saya menikmati sarapan di hotel berbintang empat dengan cita rasa tidak jauh beda dengan sarapan di warung tegal. Dari satu meja ke meja lainnya,
    Read More
- Next

Author

Search

Recent Post