Live Report: Detik Community Gathering (3)
Hallo D’Blogger, semoga hidupmu indah hari ini. Sebelum aku meneruskan Live Report DCG, mungkin pada bingung apa itu D’Blogger. Itu sebutan bagi Blogger di Blogdetik. Itu juga kalau kawan semua mau
Mau tidak mau yang penting aku menyebut seperti itu. Yah, maksa deh :). Ok, sekarang secara tidak langsung lagi, aku melaporkan acara Detik Community Gathering (DCG) untuk D’Blogger tercinta
Sekitar jam 15.00 waktu cisarua, masing-masing kanal community Detik (Blogdetik, Detik Forum, Tanya Saja) melakukan diskusi di masing-masing cottage. Komunitas Blogdetik (padahal cuma aku yang diundang
) melakukan diskusi di cottage 24 dihadiri orang dalam yaitu Mas Karmin dan Mas Marwan. Sebetulnya sih tidak pantas disebut diskusi tapi lebih pas bicara dari hati ke hati. Ato lebih banyak Mas Karmin interview aku, padahal bukan artis
. Apalagi Mas Marwan selingkuh, dia kadang nimbrung diskusinya Tanya Saja, hatinya berbagi
Emang dahsyat Mas Marwan, sebagai manajer artis Blogstar di biasa berbagi hati seperti artis
Obrolan dari hati ini membicarakan perkembangan dan arah ke depan komunitas Blogdetik terutama D’Blogger. Dari obrolan itu beberapa hal yang menjadi point-point secara Online dan Offline. Dan Mar Karmin sebagai pemimpin obrolan mencatat dengan rajin, tanpa ada titik koma yang terlewati
Live Report: Detik Community Gathering (2)
Bis Blue Bird yang kami tumpangi bergerak pelan keluar dari area perkantoran Kantor Detik melewai jalan raya warung buncit ke arah tol luar kota menuju arah Cisarua Bogor. Aku duduk di belakang bersama KW (Mas Karmin, red) dan kawan-kawan baru dari komunitas Detik.com. Melihat kawan-kawan yang diundang, seperti membenarkan dugaanku sehari sebelumnya saat berkomunikasi dengan KW. Saat dia menjelaskan maksud dan tujuan Detik Community Gathering (DCG), aku berfikir bahwa ini merupakan kegiatan internal bussiness analisis. Pihak manajemen Detik.com ingin menganalisa pasar dan kemajuan perusahaan dengan melibatkan salah satu stake holder yaitu para penggerak komunitas. KW tertawa mendengar apa yang aku sampaikan ini. Secara jujur aku katakan kepadanya, tak apalah hal ini dilakukan meski ini kepentingan Detik, tapi pasti berimbas juga dan memberi manfaat bagi komunitas Detik termasuk Blogdetik.
Dugaanku itu menjadi terbukti ketika aku berkenalan dengan komunitas lain di Detik, seperti dari Tanya Saja, Detik Forum dari Surabaya dan Bandung. Mereka terdiri dari para moderator bahkan level super moderator pada kanal komunitas yang dikelolanya. Luas biasa nih, batinku. Detik melakukan langkah maju dengan melakukan pertemuan terbatas yang mempertemukan ) di detik. Loh, terus aku ini termasuk apa? Moderator bukan!. Super Moderator, welahh apalagi tuh!. Duh, jadi tidak enak nih! Sambil mikir, jangan-jangan benar kata maureen, karena aku tua! Tapi itu langsung ke tepis dengen keras, karena KW selalu mengenalkan aku kepada kawan-kawan lain sebagai D’Blogger Paling Keren di Blogdetik. (***hayahhh ngarang nih
)
Tiba-tiba obrolan kami mengenai masalah dunia detik, dibuyarkan dengan suara Mas Marwan dengan suara sumbangnya menyanyikan lagu Koes Plus yang jadul banget itu. KW langsung interupsi minta dikecilkan suaranya. Tapi ternyata salah persepsi, Mas Marwan malah membagikan makanan kecil yang banyak plus minumannya. Nah, ini baru salah persepsi yang menguntungkan. Ditemani makanan dan minuman, obrolannya pun jadi makain seru dan mengasyikan.
Filed under ngeblog | Comments (16)

