i FALL IN BLOG[detik]
Maureen bertanya mengapa saya ngeblog di Blogdetik. Mengapa tidak di blogspot, wordpress atau dagdigdug?. Dengan bercanda saya menjawab, saya itu kalau ngeblog ya di kantor, di rumah, di mal, atau dimana saja yang penting bisa online. Dodol!. Begitu mungkin pikirnya. Rupanya dia agak kesal. Wis ben, emang tak sengaja dia kesal. Wong dari tadi kami ngobrol di kafe ‘Gothic”, dia cemberut terus. Saya kan ingin melihat senyumnya yang manis itu. Weleh!
Setelah melihat Maureen senyum, saya katakan bahwa saya mempunyai kavling di tempat yang dia sebutkan itu. Tapi tidak satu pun aku rawat, malah ada yang sampai sekarang masih tanah kosong blong. Jangankan rumah, gubuk pun tak juga aku dirikan di kavling itu. Soalnya dari sisi bisnis tidak menguntungkan. Loh, ngomongin blog atau rumah sih nih
Santai man! Sekali-kali posting dengan gaya becanda aja. Masa serius terus. Gak usah terlalu serius lah, ntar dianggap sok serius
Intinya sih, di blogspot, wordpress atau dagdigdug saya ngeblognya tidak dengan taste
“Lah, terus kenapa di Blogdetik posting mulu, Yang?
dan blognya bagus lagi. Plus ngetop markotop!. Membuat aku ingin selalu datang mengunjungi blog Dunia Anjari. Kayaknya bikin kangen gitu”“Loh, kamu kok panggil aku Yang. Jadi udah main sayang-sayangin nih?”
“Yeee…… dasar sudah jompo. Maksudku itu Eyang.Sudah lupa minum obat ya. Eyang itu sudah tua, pikun dan jantungan pula. Jadi gak usah sayang-sayangan deh.
Sebetulnya maureen mau sih, hikksss!
Hmm.. sudah deh. Mulai Maureen memuji saya. Bikin aku tidak sabar untuk mencubitnya.
Filed under ngeblog | Comments (50)“Emang kalau kamu bisa telepon saya sampai pagi itu, kenapa? Motivasinya apa?”
“Ya, karena cinta lah Eyang! Ngapain ngabisin pulsa kalau tidak cinta? Minimal lagi kangen deh” dia tersipu malu.

