Selamat Berjuang, Ibu Menkes!

Kesehatan May 22nd, 2008

Sabtu kemarin, aku menerima sms dari kawanku. Menurutku, isi smsnya luar biasa.

Mohon doa restu. Semoga Sukses. Mulai tgl 18 Mei 2008, di Geneva, Ibu Menkes berjuang kembali di WHO dlm rangka mengkongkritkan hasil perjuangan beliau sebelum ini, yang sukses meyakinkah mayoritas bangsa2 di dunia utk mluruskan mekanisme di WHO mjd transparan serta taat azas senantiasa didsari prinsip keadilan & kesetaraan, mjd program AKSI. Amiin. NB : sms kan ke sdr kt sebangsa stanah air yg jg merasa bkepentingan kpd keselamatan kebngsaan & kemanusiaan.

menkes.jpgSetelah membaca isi pesan singkat itu, batinku hanya bisa bergumam, “selamat berjuang, ibu menkes’!. Ya, hanya itu, Semoga perjuangan berhasil. Rasanya hanya kebanggaan itulah yang kita punya sebagai bangsa. Setelah Piala Thomas & Uber tak sanggup kita peluk dalam dekapan kebanggaan bangsa ini.

Sebagaimana kita ketahui, Ibu Menkes Siti Fadilah Supari sebagai ketua delegasi Indonesia di sidang WHO terdahulu, berhasil mendobrak tirani kapitalisme dunia dalam virus transfer khususnya dalam flu burung. Sekali lagi, selamat berjuang, ibu menkes!. Pantang menyerah!.

AS Menginginkan Virus Flu Burung

Kesehatan April 15th, 2008

avian.jpgIndonesia tidak akan kembali mengirim virus flu burung kepada AS sebelum seluruh MTA (Material Transfer Agreement) disepakati. Indonesia tidak keberatan diadakan pertukaran sampel virus flu burung dengan Amerika Seritak sepanjang negara itu meneraima syarat-syarat yang diajukan sesuai dengan UU yang berlaku di Indonesia. Misalnya, keuntungan apa yang diperoleh negara pengirim sampel virus harus dikonkretkan dan harus dirumuskan seadil mungkin untuk umat manusia di seluruh dunia. AS berjanji sepakati MTA, meskipun tidak keseluruhan syarat yang diajukan oleh Indonesia.

 

Read the rest of this entry »

RI Tidak Minta Belas Kasihan

Kesehatan April 15th, 2008

Mencari titik temu dari perbedaan perspektif soal penanganan virus flu burung menjadi topik utama dalam pertemuan Menteri Kesehatan Amerika Serikat Michael O Leavitt dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di Jakarta, Senin (14/4).

Sejauh ini belum ada kesepakatan tentang pemberian virus H5N1 (flu burung) dari Indonesia kepada AS. ”Yang belum ketemu adalah soal benefit sharing. Kita tidak ingin itu seperti hadiah. Apa yang diberikan ke kita adalah hak kita, bukan paring-paring (pemberian). Kita setara. Saya tak minta-minta karena kita juga punya modal,” ujar Siti Fadilah di Kantor Presiden seusai pertemuan.

Read the rest of this entry »

Virus H5N1 dicuri Amerika

Aspirasi, Kesehatan April 3rd, 2008

Menkes RISelama 50 tahun, 110 negara di dunia yang mempunyai kasus influenza biasa (seasonal flu) harus mengirimkan specimen virus kepada WHO secara sukarela. Setelah dibuat seed virus yang dapat dibuat vaksin dan didistribusikan ke seluruh dunia secara komersial. Termasuk negara penderita yang mengirim virus harus membeli vaksin tersebut dengan harga sangat mahal.

Siapakah yang memperdagangkan virus yang dikirimkan ke WHO itu? Bagaimana bisa virus itu jatuh ke tangan perusahaan pembuat vaksin? Dimana mulai diperdagangkan? Apa hubunganya antara WHO dengan pembuat vaksin?

Alangkah ironisnya, negara Vietnam yang mengirim virus flu burung ke WHO tidak mengerti virus itu dimana sekarang? Diapakan virus itu? Tetapi kemudian beredar di dunia vaksin dari negara vietnam itu yang diperjualbelikan dengan harga yang tidak terjangkau bagi negara yang sedang berkembang.

Read the rest of this entry »